Bentuk Perusahaan yang Baik dan Sehat

Bentuk Perusahaan yang Baik dan Sehat

A. Bagian Perusahaan

Dari bagian perusahaan, satu perusahaan dipandang sehat serta berkompetensi baik bila penuhi persyaratan berikut :

Bentuk Perusahaan yang Baik dan Sehat

1. Sumber Daya Manusia yang kompeten

Dalam satu perusahaan tentunya mempunyai pegawai-pegawai yang sudah diposisikan di bagiannya semasing. Satu perusahaan yang baik perlu mempunyai pegawai yang kompeten serta bermutu, hingga dalam babak penerimaan pegawai dibutuhkan prosedur-prosedur yang pasti, pas target, serta efektif.

Ini bermakna, calon pegawai tidak cuma seorang fresh graduate dengan IPK yang tinggi tapi tidak mempunyai kemampuan sesuai bagian kerjanya. Hal yang penting dipandang dari seorang calon pegawai yang kompeten ialah :

  • Mempunyai kemampuan pada bagian spesifik (Computer, Administrasi, Akuntansi, dsb)
  • Mempunyai kekuatan komunikasi yang baik. Ini berlaku untu semua calon pegawai, tidak cuma calon pegawai yang kerja pada front end saja, tapi pegawi pada back end membutuhkan kekuatan komunikasi yang baik.
  • Bertanggungjawab serta Manajemen waktu. Banyak pegawai yang pintar, dapat lakukan beberapa pekerjaan tapi kurang mempunyai rasa tanggung jawab serta pemalas.
  • Mempunyai semangat kerja yang baik
  • Dapat merajut jalinan yang baik. Ini bermanfaat dalam working grup.

2. Jalur keuangan yang terbuka (Jalur Kas)

Hal yang sangat peka ialah hal yang terkait dengan uang. Satu perusahaan baiknnya mempunyai manajemen jalur kas yang terbuka, hingga pendayagunaan dana untuk kebutuhan perusahaan bisa dimanfaatan seoptimal kemungkinan.

3. Mekanisme Kerja yang pasti

Kadang beberapa perusahaan kecil serta startup tidak mempunyai mekanisme kerja yang pasti. Seperti, seorang pegawai kerja dibagian spesifik tapi mengatasi pekerjaan lain di luar kerjanya serta tidak memperoleh bayaran penambahan atas pekerjaan lebihnya. Ini kemungkinan tidak berefek bila pekerjaan yang diberi termasuk mudah, tapi bila pekerjaan yang diberi melewati batas bisa mengakibatkan pegawai jadi depresi.

Perusahaan yang baik sudah seharusnya memetakan secara baik seksi-divisi yang dibutuhkan dengan cara masak, hingga perusahaan itu masih bisa meminimalkan dana untuk upah karyawan tapi peraturan di perusahaan masih bisa berjalan dengan maksimal.

4. Mempunyai Visi serta Misi

Satu perusahaan startup tidak bisa cuma membuat perusahaan, mengambil karyawan, lalu berjalan ikuti arus. Satu perusahaan harus mempunyai misi serta visi yang pasti. Konsentrasi di bagian apa perusahaan itu, Sasaran yang penting diraih setiap bulan, service pada konsumen setia, pemeliharaan perusahaan dan lain-lain.

5. Pemeliharaan

Hal paling sulit dari satu perusahaan yang sudah berjalan ialah bagaimana mempertahankannya bersamaan dengan timbulnya perusahaan baru dengan fresh idea. Perusahaan harus dapat bertahan, janganlah sampai collapse serta “gulung tikar”. Pemeliharaan dibutuhkan untuk menjaga skema yang telah baik dari perusahaan itu, mengecek kekurangan yang penting diperbaharui, pelajari situasi pasar, dan lakukan penilaian dan kenaikan kualitas kerja pegawai.

B. Bagian Pegawai

Kecuali dari bagian perusahaan, hal yang penting diingat ialah dari bagian pegawai. Tujuannya ialah perusahaan yang baik ialah perusahaan yang dapat membuat perusahaannya jadi perusahaan yang sukses dengan pegawai yang sejahtera.

Hal sebagai kwalifikasi dari bagian pegawai ialah :

1. Pelatihan, Penilaian, serta Kenaikan kualitas pegawai.

Waktu babak penerimaan pegawai, sebaiknya beberapa pegawai baru di trauining terlebih dulu mengenai bagian pekerjaan yang diatasinya. Hingga pegawai bisa mengenal job desk mereka semasing serta menyiapkan diri mereka sebelum mengawali kerjanya. Selanjutnya, sesudah pegawai itu mulai kerja perlu dilaksanakan penilaian pada hasil kerjanya, ini dibutuhkan untuk jaga konsistensi peraturan perusahaan.

Kemudian, pegawai-pegawai yang kompeten bisa diberi sarana seperti pendidikan S2 serta S3, Workshop serta Seminar, Pendidikan Kekuatan spesial (Manajemen, Keuangan, Computer, dan lain-lain) buat meningatkan kualitas serta integritas pegawai.

2. Penghargaan

Perusahaan bisa bertahan, bila semua elemen di perusahaan itu bisa kerja sama juga dengan baik. Perusahaan perlu jaga jalinan yang baik dengan pegawainya supaya beberapa pegawai mempunyai semangat kerja yang tinggi dalam memajukan perusahaan.

Salah satunya hal yang bisa dilaksanakan ialah memberi penghargaan pada pegawai yang berprestasi atau kerja hasil paling baik. Penghargaan ini bisa berbentuk peningkatan upah, bonus, promo kedudukan, sampai sarana penambahan (rumah, mobil, serta tunjangan).

3. Asuransi serta Dana Pensiun

Perusahaan perlu memerhatikan kesejahteraan pegawainya dengan memberi asuransi jiwa untuk masing-masing pegawainya. Ini sesui dengan ketentuan Menteri Tenaga Kerja serta Transmigrasi mengenai asuransi tenaga kerja. Disamping itu, penyediaan uang pesangon serta dana pensiun buat pegawai yang sudah lama berbakti pada perusahaan.

4. Kebijaksanaan Cuti

Beberapa perusahaan ada yang mengaplikasikan waktu kerja yang over pada pegawainya. Ini dipandang kurang baik buat kualitas kerja pegawai. Hingga perusahaan perlu mengendalikan kebijaksanaan cuti yang patut buat pegawainya.

Kebijaksanaan cuti ini perlu ditata dengan masak, janganlah sampai ada pegawai yang lupa serta berasa begitu dimanja dengan skema yang ada. Perusahaan perlu menetapkan ketentuan-peraturan dan kebijaksanaan yang sama buat semua elemen di perusahaan.

Kunjungi Juga : Lowongan Kerja Padang